Minggu, Januari 18, 2026
telitik.com
  • News
  • Politik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Khazanah
  • Dunia
No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Lifestyle
  • Khazanah
  • Dunia
No Result
View All Result
telitik.com
No Result
View All Result
Home News

Menko Hukum Yusril Imbau Hindari Isu Politik atas Tragedi Pendaki Rinjani

Adi by Adi
5 Juli 2025
in News, Politik
0
Yusril Ihza Mahendra

Yusril Ihza Mahendra

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

TELITIK.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, meminta semua pihak untuk menjaga hubungan baik antara Indonesia dan Brasil menyusul insiden kematian warga Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, pada 26 Juni 2025.

Dalam siaran pers yang dirilis pada Jumat, 4 Juli 2025, Yusril menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia sangat prihatin dan berduka atas peristiwa tragis tersebut. Ia menegaskan bahwa insiden yang menewaskan Marins—yang terjatuh dari tebing setinggi 600 meter—adalah kecelakaan alam yang bisa menimpa siapa saja, terutama di medan berat seperti Rinjani dengan kondisi cuaca ekstrem.

“Pemerintah menganggap insiden tersebut sebagai kecelakaan murni. Proses evakuasi yang lambat bukan karena kelalaian, tapi karena kondisi geografis yang tidak memungkinkan penggunaan helikopter,” ujar Yusril.

Ia juga menjelaskan bahwa hasil otopsi menyebutkan Marins meninggal dunia 15–30 menit setelah terjatuh, akibat luka parah pada organ dan tulang. Terkait permintaan keluarga korban agar dilakukan otopsi ulang di Brasil, pemerintah Indonesia menghormati keinginan tersebut.

Menko Yusril menyatakan telah berkoordinasi dengan Menko Polhukam Budi Gunawan dan Menlu Sugiono, serta menegaskan bahwa sejauh ini belum ada nota diplomatik dari pemerintah Brasil terkait insiden ini. Namun, sejumlah pihak di Brasil, seperti The Federal Public Defender’s Office (FPDO)—lembaga HAM independen—telah menyuarakan kritik tajam, bahkan mengancam membawa kasus ini ke ranah hukum internasional.

“Pemerintah RI tidak dapat dibawa ke forum-forum hukum internasional seperti Inter-American Commission on Human Rights atau Mahkamah Internasional (ICJ) tanpa persetujuan kita sebagai pihak konvensi. Ini adalah prinsip dasar dalam hukum internasional,” kata Yusril.

Ia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia bersikap terbuka dan mendukung investigasi yang transparan atas insiden tersebut. Penyelidikan tengah dilakukan untuk menelusuri kemungkinan kelalaian dari berbagai pihak, mulai dari biro perjalanan hingga pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani.

Bahkan, Yusril menyatakan kesiapan Indonesia untuk melakukan penyelidikan bersama (joint investigation) dengan pemerintah Brasil, guna mengungkap fakta secara objektif dan mencegah spekulasi yang tidak berdasar.

“Daripada menggiring isu ini ke wacana hukum internasional tanpa dasar penyelidikan yang kuat, lebih baik kita ungkap fakta bersama. Yang terpenting, hubungan baik antara Indonesia dan Brasil tidak boleh rusak hanya karena satu insiden tragis,” pungkasnya. []

Tags: Taman Nasional Gunung RinjaniYusril Ihza Mahendra
Previous Post

Pimpin Upacara Hari Bhayangkara di Blang Padang, Mualem Apresiasi Polda dalam Berantas Narkoba

Next Post

Di Tengah Kisruh Blang Padang, Dua Mantan Pejabat Wakafkan Tanah untuk Dayah dan SMK Unggul

Adi

Adi

Next Post
Di Tengah Kisruh Blang Padang, Dua Mantan Pejabat Wakafkan Tanah untuk Dayah dan SMK Unggul

Di Tengah Kisruh Blang Padang, Dua Mantan Pejabat Wakafkan Tanah untuk Dayah dan SMK Unggul

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Antara Kebijakan dan Kriminalisasi: Membaca Kasus Gus Yaqut dengan Jernih

Antara Kebijakan dan Kriminalisasi: Membaca Kasus Gus Yaqut dengan Jernih

17 Januari 2026
Menembus Lumpur dan Sungai, Tim Kesehatan NSCC–Klinik Athari Hadirkan Harapan bagi Warga Gampong Sekumur

Menembus Lumpur dan Sungai, Tim Kesehatan NSCC–Klinik Athari Hadirkan Harapan bagi Warga Gampong Sekumur

29 Desember 2025
Gekrafs Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Langkahan, Bangun Sumur Bor untuk Warga Terdampak

Gekrafs Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Langkahan, Bangun Sumur Bor untuk Warga Terdampak

29 Desember 2025
Agam Inong Aceh Gelar Charity Night untuk Korban Bencana

Agam Inong Aceh Gelar Charity Night untuk Korban Bencana

24 Desember 2025
KNPI Nilai Kinerja Sekda Aceh Tepat dan Responsif Tangani Bencana

KNPI Nilai Kinerja Sekda Aceh Tepat dan Responsif Tangani Bencana

24 Desember 2025
Gampong Lhok Gunci yang Hilang: Saat Permukiman Warga Berubah Menjadi Alur Sungai Baru

Gampong Lhok Gunci yang Hilang: Saat Permukiman Warga Berubah Menjadi Alur Sungai Baru

23 Desember 2025
telitik.com

© 2025 TELITIK.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result

© 2025 TELITIK.com